Delapan perjalanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dan Semarang mengalami keterlambatan signifikan. Penyebabnya? Banjir. Rel di jalur Kaliwungu–Kalibodri, tepatnya di sekitar jembatan BH 111, Kabupaten Kendal, terendam air hingga membuat operasi kereta terpaksa dihentikan.
Menurut Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, kondisi di lapangan cukup parah. Air luapan sudah menyentuh batas kepala rel.
Ujarnya pada Kamis (15/1) itu. Gangguan ini tentu langsung berimbas pada ratusan penumpang yang sedang dalam perjalanan.
Di sisi lain, upaya penanganan sudah dilakukan. Tim dari Daop 4 Semarang dikerahkan untuk menormalkan kondisi jalur, baik di bagian hulu maupun hilir lokasi banjir. Namun begitu, pekerjaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Pascabanjir, ternyata ditemukan masalah lain.
Artikel Terkait
Wabup Bone Pimpin Rapat TPID, Fokuskan Pengawasan Harga Sembako Jelang Ramadhan
Kemendagri Tinjau Ulang Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Bupati Pekalongan
Anggota DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
KAMMI Sulsel Desak Pengusutan Tuntas Tewasnya Remaja Diduga Ditembak Oknum Polisi di Makassar