Banjir Rendam Rel, Delapan Kereta Jakarta-Semarang Terhambat

- Jumat, 16 Januari 2026 | 00:54 WIB
Banjir Rendam Rel, Delapan Kereta Jakarta-Semarang Terhambat

Delapan perjalanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dan Semarang mengalami keterlambatan signifikan. Penyebabnya? Banjir. Rel di jalur Kaliwungu–Kalibodri, tepatnya di sekitar jembatan BH 111, Kabupaten Kendal, terendam air hingga membuat operasi kereta terpaksa dihentikan.

Menurut Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, kondisi di lapangan cukup parah. Air luapan sudah menyentuh batas kepala rel.

"Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA, khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya, akan terganggu,"

Ujarnya pada Kamis (15/1) itu. Gangguan ini tentu langsung berimbas pada ratusan penumpang yang sedang dalam perjalanan.

Di sisi lain, upaya penanganan sudah dilakukan. Tim dari Daop 4 Semarang dikerahkan untuk menormalkan kondisi jalur, baik di bagian hulu maupun hilir lokasi banjir. Namun begitu, pekerjaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Pascabanjir, ternyata ditemukan masalah lain.

"Pasca luapan air, pada jalur tersebut terdapat gogosan sehingga menyebabkan jalur belum dapat dilalui kembali,"

Jelas Luqman. Gogosan, atau longsoran material di sekitar rel, itu yang memperlambat proses pemulihan.

Menyikapi situasi ini, pihak KAI pun menyampaikan permohonan maaf. Mereka juga telah memberikan kompensasi atau Service Recovery kepada penumpang yang terdampak, sesuai aturan yang berlaku.

"KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan ini,"

Kata manajemen. Hingga pukul 21.50 WIB, setidaknya ada delapan kereta api yang terjebak gangguan. Rinciannya meliputi KA Kaligung, Brantas, Jayabaya, Joglosemarkerto (tertahan di Stasiun Weleri), Kertajaya (di Stasiun Kalibodri), Argo Sindoro (di Weleri), Harina (di Semarang Poncol), dan KA Kaligung lain yang posisinya masih di Stasiun Kaliwungu.

Nah, bagi para calon penumpang, situasi ini jelas perlu diantisipasi. Perjalanan via kereta di jalur pantura itu masih belum bisa dikatakan lancar. Tunggu saja informasi lebih lanjut dari pihak KAI.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar