Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara. Ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan yang pertama kalinya sejak ia resmi menjabat. Beliau bahkan memutuskan untuk menginap di sana, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Malang, Jawa Timur, keesokan harinya.
Kunjungan itu pun langsung menarik perhatian. Di sisi lain, banyak yang memandangnya sebagai sinyal positif, terutama soal masa depan proyek besar warisan pemerintahan sebelumnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong, termasuk yang melihatnya dengan optimis. Menurut politikus Gerindra itu, kedatangan Prabowo ke IKN punya makna yang cukup dalam.
"Saya melihatnya bahwa itu adalah sesuatu yang positif. Presiden kita kan selain memberikan dukungan anggaran kepada OIKN, beliau juga berkunjung langsung ke sana," ucap Bahtra di Jakarta, Kamis.
"Dan beliau juga disampaikan oleh Pak Mensesneg bahkan mengoreksi beberapa hal yang tentu dalam rangka penyempurnaan agar IKN ini makin baik ke depan. Itu mungkin beliau lakukan agar ada perbaikan-perbaikan," tambahnya.
Bagi Bahtra, langkah Prabowo itu jelas menunjukkan komitmen. Pembangunan IKN, katanya, akan terus dilanjutkan. Target menjadikannya ibu kota politik pada 2028 pun tampaknya tetap dijalankan.
Artikel Terkait
Prabowo Perintahkan Percepatan Industri Logam Tanah Jarang
Tito Karnavian Blusukan, Ungkap Peta Pemulihan Pascabencana Sumatera
Anis Matta: Dunia Menuju Konflik Global Lebih Berbahaya Mulai 2026
Cinta dan Misteri Berkembang di Tengah Pelarian Berbahaya