Prabowo Tinjau IKN, Komitmen Lanjutkan Ibu Kota Baru Diuji

- Kamis, 15 Januari 2026 | 20:24 WIB
Prabowo Tinjau IKN, Komitmen Lanjutkan Ibu Kota Baru Diuji

Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara. Ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan yang pertama kalinya sejak ia resmi menjabat. Beliau bahkan memutuskan untuk menginap di sana, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Malang, Jawa Timur, keesokan harinya.

Kunjungan itu pun langsung menarik perhatian. Di sisi lain, banyak yang memandangnya sebagai sinyal positif, terutama soal masa depan proyek besar warisan pemerintahan sebelumnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong, termasuk yang melihatnya dengan optimis. Menurut politikus Gerindra itu, kedatangan Prabowo ke IKN punya makna yang cukup dalam.

"Saya melihatnya bahwa itu adalah sesuatu yang positif. Presiden kita kan selain memberikan dukungan anggaran kepada OIKN, beliau juga berkunjung langsung ke sana," ucap Bahtra di Jakarta, Kamis.

"Dan beliau juga disampaikan oleh Pak Mensesneg bahkan mengoreksi beberapa hal yang tentu dalam rangka penyempurnaan agar IKN ini makin baik ke depan. Itu mungkin beliau lakukan agar ada perbaikan-perbaikan," tambahnya.

Bagi Bahtra, langkah Prabowo itu jelas menunjukkan komitmen. Pembangunan IKN, katanya, akan terus dilanjutkan. Target menjadikannya ibu kota politik pada 2028 pun tampaknya tetap dijalankan.

"Dan bagi saya itu adalah sesuatu yang baik ya, karena Presiden kan ingin IKN berjalan atau pembangunan di sana harus sebagaimana mestinya," ujarnya.

Ia melanjutkan dengan semangat, "Jangan lupa, IKN ini kan ikon Indonesia masa depan. Wajah Indonesia ke depan. Maka dari itu perlu penyempurnaan dan perbaikan yang menurut saya itu bagus sekali ya kunjungan Presiden ke sana."

Lalu, apa saja yang perlu disempurnakan? Bahtra membeberkan beberapa poin. Infrastruktur, misalnya, jadi salah satu fokus perhatian.

"Ya, dari berbagai aspek ya," jelasnya. "Misalnya infrastruktur di sana, apakah sudah tersedia semua? Terus kemudian pembangunannya apakah sudah berjalan sesuai harapan?"

"Tentu harus di-crosscheck semua. Saya lihat mungkin kalau ada misalnya desain yang perlu disempurnakan agar lebih bagus lagi, sesuai ciri khas bangsa kita, ya akan lebih bagus lagi," tandas Bahtra menutup pembicaraan.

Jadi, kunjungan singkat itu bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, ia memberi pesan bahwa proyek strategis nasional ini tetap menjadi perhatian utama, dengan segala evaluasi dan penyempurnaannya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar