Cahaya Biru Misterius di Langit Padang, Ternyata Bukan Aurora

- Kamis, 15 Januari 2026 | 15:06 WIB
Cahaya Biru Misterius di Langit Padang, Ternyata Bukan Aurora

Rabu malam lalu, langit Padang tiba-tiba ramai. Bukan oleh hujan, melainkan oleh cahaya biru misterius yang melingkar. Fenomena itu langsung viral di media sosial, banyak yang berspekulasi itu adalah aurora yang nyeleneh muncul di Sumatera Barat.

Tapi, jangan salah sangka dulu. Menurut Decky Irmawan, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, kemungkinan itu aurora nyaris nol. "Bukan aurora," tegasnya. Penjelasannya jauh lebih sederhana dan berkaitan dengan aktivitas kita di bumi.

"Ada beberapa kemungkinan penjelasan ilmiah yang paling logis: refleksi lampu kota pada awan atau light pillars/light pollution, polusi cahaya,"

Jadi, apa sebenarnya yang terjadi? Intinya adalah pantulan. Decky memaparkan, sumber cahaya kuat dari darat bisa lampu stadion, sorot proyek, atau lampu jalan menyambar ke lapisan awan rendah. Nah, awan itu sendiri mengandung kristal es atau butiran air yang padat, sehingga berfungsi seperti cermin raksasa di langit.

Kondisi cuaca saat itu memang mendukung. Cerah berawan dengan awan rendah menggantung, skenario sempurna untuk terciptanya polusi cahaya yang spektakuler. Lalu, kenapa bisa mirip aurora yang bergoyang dan berwarna-warni?

"Mengapa terlihat seperti aurora? Jika awan tersebut bergerak atau memiliki ketebalan yang berbeda-beda, pantulan cahaya akan tampak berpendar, bergoyang, atau memiliki gradasi warna yang menyerupai aurora,"

Faktor lain adalah kelembapan udara Padang yang terkenal tinggi. Ditambah dengan keberadaan awan tipis seperti altocumulus yang luas, pantulan cahaya dari kota jadi semakin jelas dan dramatis terlihat dari bawah.

Decky juga menegaskan satu hal yang penting secara geografis. Lokasi Padang yang dekat khatulistiwa membuat kemungkinan melihat aurora asli baik borealis di utara atau australis di selatan sangatlah mustahil. Fenomena kutub itu takkan pernah sampai ke sana.

Jadi, kesimpulannya, tontonan cahaya biru itu adalah permainan cahaya kota dan awan. Bukan pertanda apa-apa, tapi cukup untuk menghibur warga dan mengisi linimasa satu malam penuh.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar