Ini bagian yang sering kelewat. Selain obat pribadi, isi juga dengan obat generik kayak penurun panas, obat diare, sama antiseptik. Plaster, perban, masker, dan vitamin juga wajib. Buat yang punya kondisi medis khusus, pastikan obat rutinnya cukup untuk beberapa hari ke depan.
Alat Komunikasi dan Penerangan
Kalau listrik padam atau sinyal hilang, kita bakal butuh banget radio portable buat dengerin info resmi. Senter, power bank ekstra, plus kabel chargernya jangan sampai ketinggalan. Trust me, benda-benda ini bakal terasa sangat berharga di kondisi darurat.
Perlengkapan Lainnya
Jaga kebersihan diri juga penting. Siapin sabun cair, tisu basah, hand sanitizer, sampai pembalut atau popok kalau ada bayi. Bawa juga pakaian ganti, jas hujan, dan selimut darurat yang tipis tapi hangat. Terakhir, alat multiguna kayak pisau lipat, korek api dalam wadah kedap air, peluit, dan tali. Siapa tau berguna.
Menurut sejumlah pakar, menyiapkan tas darurat ini sebenarnya bentuk kedewasaan kita. Bukan berarti kita percaya sama isu yang belum jelas kebenarannya, tapi lebih ke langkah preventif. Dengan persiapan yang matang, masyarakat diharapkan bisa lebih tenang dan rasional.
Di tengah banjir informasi yang kadang bikin pusing, yang paling bijak adalah tetap kritis. Cek dan ricek sumber beritanya. Jangan asal share info yang malah bikin resah orang lain. Kesiapsiagaan itu baik, tapi kepanikan massal jelas nggak ada gunanya.
Artikel Terkait
Rieke Pitaloka Soroti Kasus Aurelie: Child Grooming Tak Bisa Dibiarkan
Sultan HB X Ingatkan Kepala Desa: Korupsi adalah Pengkhianatan Moral, Bukan Sekadar Pelanggaran Hukum
Prabowo Perkuat Fokus LPDP ke Bidang Sains dan Teknologi
Rocky Gerung Soroti Alasan Fufufafa Tak Boleh Hanya Dilupakan