Isu tentang "panik publik tujuh hari" belakangan ini ramai banget beredar di linimasa. Dari Twitter sampai grup WhatsApp, narasinya nyebar cepat. Banyak yang khawatir, jangan-jangan distribusi barang pokok bakal macet atau layanan umum terganggu. Meski pemerintah sendiri belum ngeluarin pernyataan resmi soal ini, para ahli punya pendapat yang lebih tenang.
Mereka bilang, sih, intinya kita harus siap. Bukan ikut-ikutan panik, tapi antisipasi. Dan salah satu langkah paling konkret yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan tas darurat. Tas ini bukan buat nakut-nakuti, lho. Justru biar kita nggak kalang kabut kalau sesuatu yang nggak terduga beneran terjadi.
Nah, kira-kira apa aja sih yang harus kita isi ke dalam tas itu? Berikut beberapa barang wajib yang perlu disiapkan, dirangkum dari berbagai sumber kebencanaan.
Dokumen dan Uang Tunai
Pertama, urusan administrasi. Kumpulin fotokopi KTP, kartu keluarga, sama dokumen penting lain. Taruh di map plastik yang kedap air. Jangan lupa sisihin uang tunai dengan pecahan kecil, karena siapa tau ATM atau sistem digital lagi bermasalah.
Stok Makanan dan Air
Untuk bertahan seminggu, siapin makanan yang praktis. Makanan kaleng, biskuit berkalori tinggi, atau abon bisa jadi pilihan. Yang penting tahan lama dan nggak butuh masak ribet. Soal air, idealnya kita butuh dua liter per hari. Kalau susah bawa banyak, tablet penjernih air atau botol filter portable bisa jadi penyelamat.
Artikel Terkait
Rieke Pitaloka Soroti Kasus Aurelie: Child Grooming Tak Bisa Dibiarkan
Sultan HB X Ingatkan Kepala Desa: Korupsi adalah Pengkhianatan Moral, Bukan Sekadar Pelanggaran Hukum
Prabowo Perkuat Fokus LPDP ke Bidang Sains dan Teknologi
Rocky Gerung Soroti Alasan Fufufafa Tak Boleh Hanya Dilupakan