tambahnya.
Di sisi lain, ada satu pendekatan lain yang menurutnya patut dicatat. Presiden disebutkannya semakin kukuh pada evidence-based policy. Kebijakan harus berdasar fakta, bukan kira-kira. Contoh nyatanya? Pencabutan izin pengelolaan lahan yang bermasalah, jutaan hektare luasnya.
jelas Prof. Agus.
Baginya, kombinasi antara kebijakan berbasis data dan keberanian bertindak itulah kuncinya. Itu modal untuk menggerus ketimpangan dan mendongkrak kesejahteraan secara berkelanjutan.
Pertemuan di Istana itu mungkin baru awal. Tapi Agus tampak optimis. Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan menara gading, serta keputusan yang berpijak pada bukti, masalah pengangguran dan kemiskinan bisa diatasi lebih terarah. Begitulah harapannya.
Artikel Terkait
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor
Musisi AS Tuduh Serangan ke Iran sebagai Pengalihan dari Skandal Epstein
Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ayat Al-Quran, Bantah Klaim Kematian dari AS