Di Istana Jakarta, Kamis lalu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi atau yang akrab disapa Pras memberikan penjelasan terkait koreksi Presiden Prabowo Subianto soal desain Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, permintaan presiden itu mencakup hal-hal yang cukup luas.
“Desain itu kan dalam artian luas juga ya,” ujar Pras.
Ia lantas memberi contoh. Bukan cuma soal tampilan fisik gedung, tapi juga fungsi dari suatu kawasan. Salah satu instruksi spesifik dari Prabowo adalah menambah embung atau waduk kecil di area IKN.
“Termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasannya ini perlu diperhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung,” jelasnya.
Lalu, apa yang melatarbelakangi permintaan itu? Pras menyoroti kondisi alam di lokasi IKN. Cuacanya terkenal panas. Selain itu, ada ancaman lain yang tak kalah serius.
Artikel Terkait
TNI dan Terorisme: Mengapa Satuan Khusus Siap Jadi Tameng Terakhir?
Pratikno: Data Akurat Jadi Kunci Penanganan Pascabencana Sumatera
Pemerintah Siapkan Beasiswa Penuh untuk Perluasan Fakultas Kedokteran
Bencana Sumatera Picu Lonjakan Kemiskinan, Cak Imin: Kelas Menengah pun Terancam