Berbeda dengan saudaranya di utara, peluang 96S untuk berkembang jadi siklon tropis dinilai rendah. Perkiraan pergerakannya adalah ke arah barat daya lagi-lagi, menjauhi Indonesia. Tapi sama seperti 91W, ia tetap meninggalkan jejak.
Dampaknya diperkirakan bakal menyentuh Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat dalam bentuk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Untuk para nelayan dan pengguna laut, waspadai gelombang setinggi 1.25-2.5 meter di Selat Bali, Selat Lombok, Laut Sawu, hingga perairan selatan Pulau Sumba. Sementara di Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, bersiaplah menghadapi ombak yang lebih besar, berkisar antara 2.5 hingga 4 meter.
Menyikapi kondisi ini, BMKG mengeluarkan imbauan resmi.
Intinya, meski pusat badainya menjauh, efek sampingnya jangan dianggap remeh. Lebih baik bersiap dari sekarang.
Artikel Terkait
Polisi Tuban Amankan Ratusan Motor, Pelaku Balap Liar Dihukum Dorong Kendaraan 5 KM
Sassuolo Kalahkan Atalanta 2-1 dalam Laga Sengit Penuh Kartu Merah
Mahfud MD: Fikih adalah Produk Ijtihad, Boleh Berbeda Tafsir
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar