Ini salah satu poin kuat Calya. Suku cadangnya melimpah dan harganya relatif terjangkau. Ditambah jaringan bengkel resmi Toyota yang luas, perawatan jangka panjang jadi lebih tenang. Belum lagi nilai jual kembalinya yang cenderung stabil di pasar mobil bekas. Faktor ini sering jadi penentu bagi banyak keluarga.
Namun, Tidak Semuanya Mulus
Di balik kelebihannya, Calya bekas punya beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Menurut sejumlah pemilik dan pengulas, suspensinya terasa keras saat melalui jalan bergelombang atau polisi tidur. Kenyamanan pun agak terganggu.
Material interior yang serba plastik juga membuat kabin terasa sangat fungsional, tanpa kesan istimewa. Lalu, saat mobil penuh muatan dan menghadapi tanjakan, mesinnya kadang terasa berat. Manuver menyalip perlu perhitungan ekstra. Fitur keselamatan, seperti disebut tadi, masih sangat dasar.
Tips Memilih yang Tepat
Supaya tidak menyesal, perhatikan beberapa hal ini sebelum memutuskan membeli unit bekasnya.
Pertama, cek riwayat servis. Dokumen yang rapi biasanya menandakan perawatan yang terjaga.
Kedua, periksa kondisi kaki-kaki dan suspensi. Getaran atau bunyi aneh saat test drive bisa jadi tanda perlu perbaikan.
Ketiga, jangan cuma test drive di jalan mulus. Cobalah di jalan biasa yang agak berlubang untuk merasakan respons suspensi dan kemudi.
Keempat, perhatikan kondisi interior. Jok yang masih bagus dan tombol-tombol yang berfungsi bisa menghemat biaya perbaikan nantinya.
Jadi, dengan mempertimbangkan semua sisi tadi, Toyota Calya bekas tetap bisa jadi pilihan rasional. Mobil ini fungsional, hemat, dan mudah dirawat kriteria yang sering dicari keluarga muda untuk mendukung aktivitas harian mereka.
Artikel Terkait
Makan Bergizi vs Kuliah Gratis: Polemik Prioritas Anggaran yang Mengguncang
Keluarga Tahanan Venezuela Berjaga, Menuntut Bukti Nyata di Tengah Janji Pembebasan
Aktivis Dituding Oportunis Usai Bertemu Jokowi
Ugara Mati, Suara Rakyat Dikepung: Pemilu Panjang Umur Museveni