Informasi baru soal Iran ini, katanya, “baru saja ia terima”. Trump mengaku mendapat laporan langsung bahwa tidak ada lagi pembantaian massal terjadi di sana. Sebuah klaim yang, tentu saja, masih perlu diverifikasi secara independen.
Padahal, sebelumnya situasinya sangat tegang. Trump berulang kali dan dengan kata-kata keras mengancam akan turun tangan jika otoritas Iran nekat membunuh para demonstran. Ancaman intervensi itu menggantung, menambah panas suasana.
Kini, nada itu berubah. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan? Masih belum jelas. Tapi pergeseran retorika dari Gedung Putih ini setidaknya memberi jeda sejenak dari ketegangan yang memuncak.
Artikel Terkait
Di Balik Angka Pertanian yang Gemilang, Hidup Petani Masih Berliku
Randu Raksasa Tuksongo: Bertahan atau Tumbang demi Keselamatan?
Video Zulhas Hina Shalat: Kok Bisa Bebas Berkeliaran?
Dompet Semakin Tipis, Kesejahteraan Rakyat Tergerus Diam-Diam