Malam itu, di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang belum sepenuhnya tidur, aktivitas tak biasa terlihat di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Dinas Bina Marga DKI Jakarta akhirnya mulai membongkar tiang-tiang monorel yang sudah lama mangkrak. Aksi itu dimulai Rabu (14/1) malam, dengan tiang bernomor 3 jadi yang pertama digusur.
Menjelang pukul 23.00 WIB, suasana lokasi cukup sibuk. Sekitar enam orang terlibat langsung mengerjakan satu tiang itu. Kalau dilihat lebih dekat, struktur tiangnya belum sepenuhnya jadi hanya rangka besi baja yang berdiri, sementara bagian badan belum dibeton. Hanya alasnya saja yang terlihat kokoh dari cor beton.
Dua alat las menyala, menyemburkan percikan api terang untuk memotong rangkaian besi. Proses pemotongan per segmen butuh waktu kira-kira setengah jam. Supaya aman, area kerja sudah dipagari dengan sekat-sekat pembatas.
Besi-besi yang sudah terpotong lalu dikumpulkan. Uniknya, material itu dibagi berdasarkan ukuran: ada yang 2,1 meter dan ada pula yang mencapai 3 meter. Masing-masing diberi tanda, sepertinya untuk memudahkan proses berikutnya.
Tak cuma petugas Bina Marga. Di lokasi juga terlihat anggota Dishub DKI yang sibuk mengatur arus kendaraan, ditemani sejumlah personel Satpol PP yang berjaga. Mereka memastikan proses pembongkaran ini tidak mengganggu lalu lintas malam.
Artikel Terkait
Enam Pak Ogah di Exit Tol Rawa Buaya Akhirnya Dibekuk
Buruh Serbu DPR dan Kemnaker, Tuntut UMP Jakarta Rp5,89 Juta
Warga Cipendawa Hadang Alat Berat, Tolak Proyek Panas Bumi di Gunung Gede
Di Tengah Gemerlap Dunia Maya, Hidup Biasa Justru Jadi Pilihan Paling Waras