Dalam situasi terdesak, terlihat dalam video lain, Agus mengacungkan celurit.
Ia mengakui tindakan itu. Tapi tujuannya cuma satu: menakut-nakuti agar kerumunan siswa bubar.
Sayangnya, aksi itu justru tak membuat siswa mundur. Situasi kacau balau hingga pihak sekolah turun tangan lagi untuk melerai.
Pasca kejadian, Agus melaporkan insiden ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Ia mendamba penyelesaian yang adil untuk peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan ini.
Plt. Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar, menyatakan pihaknya akan segera menyelidiki. Tim dari bidang Guru dan Tenaga Kependidikan akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendalaman.
Umar menyesal insiden ini bisa terjadi. Ia berharap semua pihak bisa lebih bijak. Terkait guru dan siswa yang terlibat, Disdik berencana memberikan pembinaan intensif. Mereka juga akan berkoordinasi dengan BKD Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti hasil pembinaan tersebut. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Ditunda, Pangdam Ungkap Ancaman Keamanan
Dua Warga China Ditahan di Kalbar Usai Serang Anggota TNI di Lokasi Tambang
Habib Rizieq dan Massa Islam Desak Netflix Hapus Konten Pandji yang Disangkutkan dengan Salat
Menlu Sugiono: Diplomasi Indonesia Harus Berbasis Realisme di Tengah Dunia yang Abu-Abu