Dalam sebuah percakapan telepon yang digelar belum lama ini, Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyatakan dukungan negaranya terhadap langkah-langkah perdamaian di Iran. Ia berbicara langsung dengan Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Pernyataan resmi dari Doha, yang dirilis dalam bahasa Arab di platform media sosial X, menegaskan hal itu. Intinya, Qatar mendukung semua inisiatif yang bisa meredakan ketegangan dan membuka jalan bagi penyelesaian secara damai.
Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri Qatar, pembicaraan kedua pejabat tinggi itu memang menyentuh perkembangan terkini di kawasan. Namun begitu, tidak ada rincian spesifik yang disebutkan. Mereka juga tampak menghindari untuk secara gamblang menyebut aksi protes yang sedang terjadi.
Dari sini, terlihat jelas upaya Qatar untuk tetap terlibat. Di sisi lain, mereka juga berhati-hati. Nuansa diplomasi Timur Tengah memang selalu rumit, penuh dengan hal-hal yang diutarakan dan yang justru sengaja dibiarkan tak terucap.
Artikel Terkait
Ksatria dan Hati Singa: Dua Wajah Perang Salib yang Bertolak Belakang
Eggi Sudjana dan Praktik Otoriter yang Menggerogoti TPUA
APBN 2025: Defisit Membengkak, Pidato Tak Lagi Cukup
Besok, Rasuna Said Macet: Pembongkaran Tiang Monorel Dimulai