Dini hari yang sunyi di Kamis, 8 Januari, berubah mencekam bagi penghuni sebuah kos di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Seorang perempuan muda, terapis spa berinisial SM (23), ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya di Jalan Letnan Arsyad Raya. Awalnya, tak ada tanda kekerasan fisik yang terlihat jelas. Tapi beberapa barang yang ditemukan di tempat kejadian membuat polisi enggan buru-buru menyimpulkan ini sebagai kematian wajar. Masih terlalu banyak tanda tanya.
Kekhawatiran keluarga ternyata yang membuka tabir ini. Sejak Rabu siang, mereka sudah tak bisa menghubungi SM. Pukul delapan lebih sedikit malam harinya, sang ibu meminta Agus Sunandar, salah satu keluarga, untuk menengok ke tempat kos.
Agus sampai di lokasi dan mengetuk-ngetuk pintu kamar SM. Tak ada jawaban. Sunyi. Perasaan tidak enak pun muncul. Ia lalu mendatangi pengurus kos, Dede Rahmat Hidayat, minta tolong dibukakan pintu.
"Pintu kamar dalam kondisi terkunci. Akhirnya dibuka menggunakan kunci duplikat," jelas Kasat Reskrim AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Saat daun pintu terbuka, pemandangan tragis menyambut. SM tergeletak tak bernyawa. Polisi segera dihubungi. Setelah olah TKP awal, jasad akhirnya dievakuasi dan dinyatakan meninggal sekitar pukul tiga lewat seperempat pagi itu.
Botol Misterius dan Rekaman Kamera
Penyelidikan pun bergulir. Di dalam kamar, petugas menemukan barang yang langsung menarik perhatian: sebuah botol berisi cairan pembersih lantai. Di sekeliling jasad, ada muntahan. Polisi juga menyita rekaman CCTV di sekitar lokasi kos. Semua barang itu diamankan, diharapkan bisa menelusuri aktivitas terakhir korban.
Meski begitu, polisi masih sangat berhati-hati. AKBP Braiel menegaskan, mereka belum bisa menghubungkan botol cairan itu dengan penyebab kematian. "Semua temuan masih kami dalami," ujarnya kepada wartawan. Semuanya masih menunggu kata dari ahli.
Untuk mendapatkan kejelasan, keluarga korban secara resmi meminta autopsi. Jasad SM dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis yang lebih mendalam. Rencananya, polisi akan memeriksa banyak saksi, mulai dari keluarga, pengurus kos, hingga orang-orang terakhir yang berinteraksi dengan SM.
Artikel Terkait
Tawaran Beasiswa Pramugari untuk Khairun Nisyah, Gadis Penyamar yang Viral
Kabut Tebal Lumpuhkan Soetta, Ratusan Penumpang Lion Group Terpencar ke Berbagai Kota
Pandji Sindir Jenderal, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Dugaan Pencucian Uang
Genangan 30 Cm Sempat Lumpuhkan Lalu Lintas di Depan WTC Mangga Dua