Tak cuma Jakarta, wilayah penyangganya ikut kebagian. Di Depok, luapan Kali Cijantung membuat Jalan Raya Duta, Cisalak, terendam sekitar 50 cm. Banyak pengendara motor nekat menerobos, dan tak sedikit yang akhirnya mogok di tengah genangan.
Ani, seorang warga berusia 53 tahun, mengaku banjir kali ini lebih tinggi dari biasanya.
Sementara itu, di Jakarta Timur, pemandangan ekstrem terlihat di Jalan Cakung Drainase. Sebuah video beredar menunjukkan truk kontainer besar terendam hampir seluruh bannya. Pantauan di lokasi, ketinggian air masih menyentuh 90 cm hingga sore hari. Akses jalan ditutup total, sementara petugas berjibaku memompa air agar jalanan bisa kembali dilalui.
Di Kemayoran, Jakarta Pusat, kondisi serupa meski tak sedalam itu. Genangan 20-30 cm di Jalan Hordik cukup membuat para pengendara berpikir dua kali. Banyak yang memilih berhenti di kolong flyover, memakai jas hujan, atau malah putar balik mencari jalan lain. Mereka tampak ragu, mempertimbangkan risiko mesin kemasukan air jika nekat menerobos.
Hujan memang sudah reda. Tapi pekerjaan untuk menanggulangi banjir dan kemacetan yang ditinggalkannya, masih panjang sekali.
Artikel Terkait
Trump dan Ambisi Minyak Venezuela: Intervensi Berkedok Demokrasi
Di Balik Angka 652: Tubuh, Nama, dan Luka yang Menulis Sejarah Baru
Bentrokan di Minneapolis: Kecelakaan Lalu Lintas Picu Kerusuhan dengan Agen Federal
Roy Suryo dan Dua Tersangka Lainnya Masuk Tahap Penuntutan, Sementara Lima Rekannya Masih Digantung