Lima Video yang Sengaja Disembunyikan Media Barat: Inilah Wajah Iran yang Tak Boleh Anda Lihat

- Selasa, 13 Januari 2026 | 05:40 WIB
Lima Video yang Sengaja Disembunyikan Media Barat: Inilah Wajah Iran yang Tak Boleh Anda Lihat

Oleh SHAUN KING

Ini alasan mendasarnya. Kenapa media independen itu wajib ada. Sederhana saja: media arus utama yang disebut "Barat" punya agenda sendiri. Agenda yang, mau tak mau, mendukung genosida, apartheid, dan segala bentuk kekejaman. Titik.

Nah, di bawah ini saya bakal kasih lihat lima video. Lima cuplikan realita yang hampir mustahil Anda tonton di layar kaca Amerika.

Bukan karena videonya nggak ada. Bukan juga karena kurang penting. Tapi karena narasinya nggak cocok. Selama puluhan tahun, kita dicekoki cerita yang sama: Iran selalu jadi penjahat karton, sementara Amerika tampil sebagai pihak yang bijak dan rasional. Video-video ini merusak gambaran itu. Makanya disembunyikan.

Isinya? Kerumunan besar di Iran. Tapi mereka nggak demo melawan pemerintahnya sendiri. Justru sebaliknya, mereka berdemonstrasi "untuk" pemerintah mereka, sambil menentang Trump dan campur tangan asing. Anda boleh setuju atau tidak. Itu urusan nanti. Yang jelas, ini nyata. Dan rakyat Amerika sengaja dibiarkan buta.

Di sinilah pentingnya keanggotaan di media independen. Kebenaran sedang digerus habis oleh propaganda dan kesunyian yang disengaja. Pemerintah yang berkuasa bukan cuma berbohong. Mereka mengatur apa yang boleh Anda lihat. Dan begitu Anda cuma melihat satu sisi dari sebuah bangsa, ya gampang. Membom mereka jadi lebih gampang. Menjatuhkan sanksi, membiarkan mereka kelaparan, lalu membungkusnya dengan label "keamanan nasional".

Jadi, coba tonton kelima video ini. Lihat dengan mata kepala sendiri.

Pertama. Ini jantung ibu kota Iran, Teheran. Suasana sehari-hari di sana ternyata begini.

Kedua. Saya pengin banget Anda dengar langsung kata-kata orang Iran ini. Ini terjadi baru kemarin malam. Dengarkan baik-baik pandangan mereka tentang Trump.

"Dengar suara rakyat Iran di Teheran, tadi malam."

Arya (@AryJeay), 11 Januari 2026

"Lihat kerumunan ini. BESAR sekali. Pesan mereka satu: 'F"ck Trump'."

Arya (@AryJeay), 12 Januari 2026

Ketiga. Ini suara seorang perempuan Iran. Tanpa hijab. Dia bicara kemarin pagi.

"Dengar apa kata gadis Iran tanpa hijab, di Teheran hari ini."

Arya (@AryJeay), 12 Januari 2026

Coba perhatikan. Kerumunannya yang luas. Nyanyian-nyanyiannya. Spanduk-spanduk yang berkibar. Semuanya terasa begitu hidup, begitu manusiawi.

Sekarang coba tanya diri sendiri: kalau ini demo "melawan" pemerintah Iran, apakah stasiun TV bakal siaran 24 jam non-stop? Pasti. Tapi karena video-video ini mempersulit narasi karena menunjukkan sebuah bangsa yang menolak campur tangan asing maka Anda tidak boleh melihatnya.

Saya justru mau Anda melihatnya.

Keempat. Ini demo "dukungan" untuk pemerintah di Iran. Luar biasa ramainya!

"Ini demonstrasi pro-Iran sebelum jam 2 siang. Lihat betapa padatnya Lapangan Enghelab di Teheran. Mereka adalah orang Iran yang cinta negaranya, cinta Republik Islam, dan menentang para perusuh."

Arya (@AryJeay), 12 Januari 2026

"Ini Teheran saat ini. Ratusan ribu orang Iran memadati Jalan Enghelab untuk menunjukkan dukungan pada Iran dan mengutuk para perusuh."

Arya (@AryJeay), 12 Januari 2026

Kelima. Terakhir, dengarkan tanggapan orang Iran tentang "pria Amerika bodoh" yang terus dipaksakan AS kepada mereka.

"Dengar suara orang Iran di dalam Teheran tentang Reza Pahlavi, hari ini."

Arya (@AryJeay), 12 Januari 2026

Semua ini nyata. Dan semua ini sengaja tidak ditunjukkan kepada Anda. Itulah mengapa kita harus mencari sendiri.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar