Pergeseran peran yang aneh ini rupanya belum berhenti. Menurut Siauw, kini banyak ulama yang sibuk mengurusi tambang. Sebaliknya, para penambang justru merasa perlu turun tangan mengurus negara.
Yang paling ironis, katanya, adalah beban yang harus dipikul generasi muda. "Dan dimana ada anak-anak yang harus membuka 19 juta lapangan pekerjaan," tuturnya, "sementara kerjaannya sendiri dicari bapaknya."
Pernyataan Siauw ini langsung memantik respons di media sosial. Seorang pengguna X, Edy Bayo Regar, menyatakan dukungannya.
Video pernyataan lengkapnya pun ramai dibagikan dan menjadi bahan perbincangan hangat netizen.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Warga Medan Besok, 27 Februari 2026
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026