Dia lalu bercerita tentang masa lalunya di dunia militer. Menurut Prabowo, di lingkungan tentara, ada konsekuensi sosial yang keras bagi pemimpin yang ketahuan mencuri. Mereka akan dijuluki "Kapal Keruk". Julukan itu melekat selamanya, sebuah cap yang memalukan dan tak mudah dilupakan.
Nah, poin utamanya begini. Menurut Prabowo, perbuatan seorang pemimpin itu sulit sekali disembunyikan dari anak buahnya sendiri. Mungkin pihak luar seperti BPK atau KPK bisa dikelabui dengan berbagai cara. Tapi mata dan telinga anak buah di lapangan selalu awas.
Pesan akhirnya jelas. Kepemimpinan itu soal kepercayaan dan keteladanan. Tanpa itu, segalanya jadi rapuh. Pesan klasik, tapi konteks dan cara penyampaiannya yang membuatnya terasa relevan untuk didengar lagi hari ini.
Artikel Terkait
Puan Maharani Desak Percepatan Kesejahteraan Guru Honorer yang Puluhan Tahun Mengabdi
Islah Bahrawi Soroti Anomali Visi Prabowo dalam Buku Paradoks Indonesia
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Kubu Raya, Tak Ada Laporan Kerusakan
DPR Klaim Pasal Penghinaan di KUHP Bukan untuk Membungkam Kritik