Ada juga ejekan terselubung soal status. Kata "duda" diselipkan di antara rangkaian kata "tegas tegas tegas". Seperti sindiran halus yang disengaja.
Dari berbagai tanda itu, bisa disimpulkan bahwa Fufufafa punya kecenderungan mengalami Gangguan Spektrum Psikiatris. Kondisinya disertai dengan Delusi, Paranoia, dan Disfungsi Sosial yang cukup serius.
Analisis ini sendiri merupakan bagian dari studi neuropolitika dan neurosains perilaku yang diteliti secara mendalam. Temuannya bahkan sudah dibukukan dalam karya berjudul GIBRAN'S BLACK BRAIN, tepatnya pada sub-bahasan studi kasus Fufufafa.
"Wah kalau benar Fufufafa adalah si Itu, bakal ambyar Indonesia,"
Begitu tulis Dokter Tifa mengakhiri analisisnya.
Letoy Prabowo Subianto gak berani menangkap Gibran
Artikel Terkait
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat