Kembali ke kejadiannya, suasana pagi di Desa Sei Semayang, Deli Serdang, Sumut, pada Rabu (23/7) itu berubah jadi mencekam. Serma Tengku Dian diduga menikam istrinya berkali-kali, tepat di bagian dada, leher, dan tangan.
Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Asrul Harahap, memberikan sedikit gambaran. Senjata yang digunakan adalah sangkur sejenis pisau komando militer. Barang bukti ini, bersama sejumlah item lain seperti kacamata dan kursi, telah diamankan oleh Pomdam I Bukit Barisan untuk penyelidikan.
Usai berbuat keji, pelaku kabur. Ia menuju Bandara Kualanamu, diduga kuat ingin melarikan diri. Tapi niatnya itu gagal. Ia berhasil dicegat dan diamankan oleh personel Pomdam I BB sebelum sempat pergi jauh.
Motif Ekonomi
Di balik semua kekerasan ini, terselip motif yang klasik namun sering mematikan: persoalan ekonomi rumah tangga. Setidaknya, itulah yang diduga kuat oleh penyidik.
Narasi sedih ini kini tinggal menunggu putusan hakim. Sidang pembelaan nanti akan menentukan akhir dari drama kelam yang memilukan ini.
Artikel Terkait
Nekat Seret Bocah 9 Tahun, Pelaku Pencurian di Medan Marelan Diburu Polisi
Warga Depok dan Jakarta Ubah Sampah Jadi Tabungan dan Pupuk
Di Balik 11 Januari: Kisah Perjuangan dan Identitas Komunitas Tuli Indonesia
Polisi Amankan Dua Senpi Rakitan dari Geng Motor di Palmerah