Di bawah terik matahari Banjarbaru, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang menyentuh. Sasaran utamanya adalah para siswa Sekolah Rakyat, yang sebagian besar berasal dari kalangan keluarga kurang mampu. Intinya sederhana: jangan pernah merasa malu dengan keadaan orang tua.
“Saudara-saudara, anak-anak sekolah rakyat, murid-murid, anak-anakku,” seru Prabowo memulai.
“Jangan kau kecil hati. Jangan kau malu orang tuamu hanya buruh, atau hanya petani miskin, atau hanya tukang pemulung. Jangan kau malu.”
Kata-katanya tegas namun penuh empati. Menurutnya, justru di situlah letak kemuliaan. Orang tua mereka telah berjuang mati-matian, banting tulang dengan cara yang halal, demi menghidupi dan menyekolahkan anak-anaknya. Jerih payah itulah yang patut dihargai setinggi-tingginya.
“Mereka mulia. Mereka kerja keras, halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati,” ucap Prabowo lagi.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Guru Sekolah Rakyat Tampil Rapi, Bisa Libatkan TNI-Polri
Di Balik Pasal 397 KUHP Baru: Perlindungan atau Kriminalisasi bagi Nikah Siri?
Enam Jam Terjebak Macet: Perjalanan Cibinong-Kuningan yang Berubah Jadi Ujian Kesabaran
Anggaran Rp113 Miliar untuk Penataan Rasuna Said Dikritik: Mark Up atau Hitungan Keliru?