Ia mengingatkan sebuah fakta pahit. Saat kemerdekaan diraih, mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kondisi serba kekurangan. Hampir tak punya apa-apa.
Nah, di titik inilah peran pemimpin menjadi krusial. Prabowo menegaskan, tanggung jawab utama para pemimpin adalah memastikan kemakmuran itu benar-benar sampai ke tangan orang kecil. Bukan sekadar angka di atas kertas.
Ia menutup dengan penekanan pada keberanian.
Pidato itu seperti tamparan. Sebuah ajakan atau lebih tepatnya, seruan untuk menggeser paradigma. Dari sekadar mengejar pertumbuhan, menjadi memastikan keadilan.
Artikel Terkait
BI Siapkan Program Tukar Uang Kecil Jelang Ramadan 2026 di Bone
Bupati Bone Resmikan Kios Tani dan Pangan Maberre di Dinas Peternakan
Delapan Penerima Beasiswa LPDP Dijatuhi Sanksi Gagal Penuhi Kewajiban
Wamenko Polkawil Tinjau Progres 106 Unit Huntap untuk Korban Banjir Aceh Utara