Jalur Pantura di Kudus-Pati, Jawa Tengah, lumpuh akibat banjir sejak Minggu siang. Kendaraan terpaksa merayap pelan, memicu antrean panjang yang mengular. Situasi ini terutama parah di Ngembalrejo, wilayah Kecamatan Bae, Kudus.
Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, mengonfirmasi hal itu. Menurutnya, arus lalu lintas tersendat parah di titik itu.
"Arus lalu lintas di Jalur Pantura Kudus-Pati tersendat, terutama di Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, karena ada genangan banjir sejak Minggu (11/1) pukul 13.00 WIB," ujar AKP Royke.
Polisi sudah turun tangan mengatur lalu lintas di lokasi. Mereka juga mengimbau pengendara, khususnya pemotor, untuk ekstra hati-hati saat menerobos genangan yang tersebar di Kudus dan Pati.
Rupanya, bukan cuma Ngembalrejo yang kebanjiran. Wilayah lain seperti area barat perempatan lampu merah Kerawang dan Tenggeles di Kecamatan Jekulo juga ikut terendam. Akibatnya, laju kendaraan di jalur utama ini benar-benar melambat.
Banjir ini sebenarnya sudah mulai mengancam sejak Jumat malam lalu. Pemicu utamanya sederhana namun berdampak besar: hujan deras yang turun berjam-jam tanpa henti.
Artikel Terkait
Enam Jam Terjebak Macet: Perjalanan Cibinong-Kuningan yang Berubah Jadi Ujian Kesabaran
Anggaran Rp113 Miliar untuk Penataan Rasuna Said Dikritik: Mark Up atau Hitungan Keliru?
Balita Tewas Terseret Sungai Perak, Korban Banjir-Longsor Kudus Bertambah Tiga Jiwa
Pemerintah Desak Daerah Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan 2026