"Kami hari ini, Ibu, ada 800 orang lebih yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan, baik orang tua maupun anak-anak," lapor Sri Rahayu. Ia juga menyebut dibukanya dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi. Megawati sendiri berpesan agar bantuan harus cepat dan tepat sasaran.
Di sisi lain, ada satu agenda penting lain yang baru saja dilalui: peluncuran sebuah buku. Bertajuk 'Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri', buku ini diluncurkan dalam rangkaian Rakernas.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang hadir menjelaskan, buku karya Kristin Samah ini bukan sekadar dokumentasi. "Buku 'Spirit Kemanusiaan' menggambarkan manajemen mitigasi bencana Ibu Megawati, dan perhatian beliau yang begitu besar terhadap berbagai gerakan menjaga lingkungan dan bumi," ujar Hasto.
Menurutnya, peluncuran buku ini selaras dengan aksi nyata partai. Saat ini, BAGUNA PDIP memang tengah mengerahkan kapal rumah sakit tersebut untuk misi kemanusiaan di Aceh dan Sumatera.
Acara peluncuran buku itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai. Mulai dari Olly Dondokambey, Tri Rismaharini, hingga Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Tentu saja, kehadiran Puan dan Prananda di sisi Megawati menambah kemeriahan.
Jadi, hari itu terangkum tiga hal: kepedulian pada korban bencana, dedikasi pada literasi kemanusiaan, dan yang paling menyita perhatian sebuah potret kehangatan keluarga di sela-sela kesibukan politik. Sebuah kombinasi yang jarang terlihat, dan berhasil mencuri senyum banyak orang.
Artikel Terkait
Demonstrasi di London Desak Rezim Iran Jatuh, Ancaman Militer Menggantung
Guru Pesantren di Madura Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati
Hujan Deras Pagi Ini, Pancoran Lumpuh Total
Di Balik Gaduh KUHP Baru: Ketika Hukum Berubah Jadi Hantu di Ruang Publik