Akhirnya, akses jalan yang sempat putus total akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh mulai tersambung kembali. Kabar baik ini datang dari rampungnya 11 jembatan bailey darurat yang dibangun dengan kerja sama personel Kodam Iskandar Muda. Sebelas jembatan ini sudah seratus persen selesai dan siap dilintasi.
Lima dari jembatan yang sudah jadi itu berada di Kabupaten Bireuen. Warga di sana kini bisa kembali menggunakan Jembatan Teupin Mane untuk ke Bener Meriah atau Takengon. Sementara, perjalanan menuju Lhokseumawe sudah bisa lewat Jembatan Teupin Reudeup dan Kutablang. Dua lainnya, yaitu Jeumpa atau yang dikenal juga sebagai Cot Bada, serta Matang Bangka, juga telah beroperasi penuh.
Di sisi lain, enam jembatan sisanya tersebar di Bener Meriah dan Aceh Utara. Di Bener Meriah, ada Jembatan Weh Pase yang menghubungkan ke Aceh Utara, lalu Timang Gajah, dan Jamur Ujung 1. Sementara di Aceh Utara, tiga jembatan Panton Nisam, Bukit Dara Bhaktya, dan Beutong Ateuh turut memperlancar mobilitas warga.
Namun begitu, pekerjaan belum usai. Pemerintah bersama TNI masih terus menggebut pembangunan 15 jembatan bailey lainnya di berbagai titik. Beberapa di antaranya menunjukkan kemajuan yang cukup menggembirakan.
Pacu Kecepatan di Lokasi Lain
Perkembangannya memang signifikan. Hingga Minggu (11/1) lalu, setidaknya ada lima jembatan darurat lain yang progresnya sudah melampaui 50 persen. Targetnya jelas: memulihkan konektivitas wilayah secepat mungkin.
Artikel Terkait
TNI-Polri Siapkan Petugas Haji 2026 dengan Gemblengan Semi-Militer
Trump Ancam Kolombia dengan Operasi Militer, Gelombang Protes Membanjiri Jalanan
Derita Warga Sawangan Usai Bentrok Suporter Ricuhkan Malam Minggu
Tanggul Jebol, Banjir Setengah Meter Rendam Puluhan Rumah di Baros