Di tengah hiruk-pikuk Rakernas PDIP hari kedua, dua pimpinan partai menyempatkan diri untuk melaporkan langsung aksi kemanusiaan mereka. Ribka Tjiptaning dan Tri Rismaharini menghadap Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, memberi gambaran tentang kerja lapangan di wilayah bencana Sumatera. Laporan ini disampaikan kepada publik dari Beach City International Stadium, Ancol, Minggu lalu.
Ribka, yang menangani bidang kesehatan, langsung menyelam ke pokok persoalan. Timnya sudah bergerak sejak awal Desember lalu.
Tak main-main, kekuatan timnya berasal dari berbagai latar. Ada dokter diaspora lulusan China, Kuba, Irlandia, ditambah tenaga medis dalam negeri. Perawat-perawat dari rumah sakit negeri, swasta, hingga Royal Prima Medan turut menguatkan barisan. Bantuan tak cuma tenaga. Menjelang akhir tahun, PDIP mendistribusikan tiga puluh armada ambulans dari Jakarta, dibagi rata untuk tiga provinsi terdampak. Aceh mendapat tambahan satu mobil tangki dan satu mobil komando. Kerja di lapangan pun berjalan setiap hari: pengobatan gratis, trauma healing, sampai mengoperasikan dapur umum.
Namun begitu, di balik upaya yang sudah dilakukan, ada keprihatinan mendalam yang diungkapkan Ribka. Kondisi di sejumlah lokasi, khususnya Lhokseumawe, dinilainya masih memilukan.
Di sisi lain, Risma yang akrab disapa melengkapi laporan dari sudut penanganan darurat dan logistik. Ia bercerita tentang perintah Megawati yang datang di hari pertama bencana, meski situasi saat itu masih sangat tidak jelas.
Artikel Terkait
Dunia Waspada: Langkah Trump ke Venezuela Buka Luka Lama Pengaruh Global AS
Trump Beri Ultimatum ke Kuba: Buat Kesepakatan, atau Hadapi Konsekuensi
Iran: Ratusan Ambulans Hancur, Kerugian Capai Jutaan Dolar
Jalur Peureulak-Lokop Kembali Dibuka, Akses Darurat Pulih Setelah Banjir Bandang