Sementara itu, di tempat lain, masalah serupa juga terjadi. Iptu Aah Saepul Rohman, Kasi Humas Polres Sukabumi, menyebut ada longsor kedua di Desa Nyalindung. Kejadiannya nyaris berbarengan, juga sekitar pukul sepuluh pagi Minggu itu.
Dampaknya, jalan provinsi yang jadi penghubung Kota Sukabumi dan wilayah selatan kabupaten itu ambles sebagian. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tapi lalu lintas pasti terganggu.
"Yang di Nyalindung itu jalan provinsi dan masih bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, tapi dengan sistem buka tutup. Longsor di Nyalindung terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan sampai sore ini pun hujan masih terus mengguyur," papar Aah.
Jadi, kendaraan yang melintas terpaksa bergantian lewat. Satu per satu, dengan hati-hati, menyeberangi bagian jalan yang rusak. Dan langit di Sukabumi, sore itu, masih kelabu. Hujan rintik-rintik masih terasa, mengancam akan kembali menjadi deras.
Artikel Terkait
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara
Jalan Tol Menuju IKN Ambruk, Diduga Akibat Hujan Deras dan Pergerakan Tanah
Dunia Waspada: Langkah Trump ke Venezuela Buka Luka Lama Pengaruh Global AS