Namun begitu, upaya penyaluran bantuan tak cuma terjadi di sana. Di Aceh Tamiang, tepatnya untuk masyarakat Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, kiriman lain juga tiba. Kali ini berupa alat salat seperti mukena, sajadah, dan baju koko. Ditambah handuk dan kaus, total beratnya mencapai 150 kilogram.
Masih di wilayah Aceh, bantuan lain yang lebih berat juga dikirim. Lewat Bandara Blangkejeren di Gayo Lues, dikirimkan sembako 300 kg plus beras yang mencapai 1.200 kg. Pengangkutan seluruh logistik ini memanfaatkan pesawat dan helikopter TNI AL, yang diterbangkan sejak Selasa lalu.
Dari serangkaian aksi ini, terlihat jelas upaya pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait. Intinya satu: memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi. Meski akses jalan sulit dan medan lapangan serba menantang, bantuan itu harus sampai. Titik.
Artikel Terkait
Momen Metal dan Ciuman Hangat: Potret Keluarga Megawati di Tengah Rakernas PDIP
Di Balik Jeruji, Lil Reese Temukan Cahaya: Rapper Chicago Resmi Masuk Islam
Perjalanan 14 Tahun Al Munadi: Dari Dua Kelas Sederhana Menjadi Pusat Peradaban
Buku Gibran End Game Diserahkan ke Kemdikbud, Klaim Wapres Tak Punya Ijazah SMA