Namun begitu, upaya penyaluran bantuan tak cuma terjadi di sana. Di Aceh Tamiang, tepatnya untuk masyarakat Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, kiriman lain juga tiba. Kali ini berupa alat salat seperti mukena, sajadah, dan baju koko. Ditambah handuk dan kaus, total beratnya mencapai 150 kilogram.
Masih di wilayah Aceh, bantuan lain yang lebih berat juga dikirim. Lewat Bandara Blangkejeren di Gayo Lues, dikirimkan sembako 300 kg plus beras yang mencapai 1.200 kg. Pengangkutan seluruh logistik ini memanfaatkan pesawat dan helikopter TNI AL, yang diterbangkan sejak Selasa lalu.
Dari serangkaian aksi ini, terlihat jelas upaya pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait. Intinya satu: memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi. Meski akses jalan sulit dan medan lapangan serba menantang, bantuan itu harus sampai. Titik.
Artikel Terkait
Pertamina Enduro Juara Proliga Usai Drama Lima Set Melawan PLN
Stuttgart Hajar Hamburg 4-0 dalam Dominasi Mutlak di Bundesliga
Satgas Cartenz 2026 Ungkap Ladang Ganja 226 Batang di Pegunungan Bintang
IHSG Melonjak 2,07%, Catat Kenaikan Mingguan Lebih dari 6%