Ia menegaskan, penampilan ini bukan sekadar pertunjukan. Tapi lebih dari itu, sebuah gambaran nyata tentang kondisi Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan alternatif bagi mereka yang kurang mampu. “Kehadiran Presiden tentu akan disambut dengan tampilan-tampilan yang menggambarkan keadaan sesungguhnya,” lanjutnya.
Di sisi lain, Gus Ipul mengingatkan kembali bahwa Sekolah Rakyat ini adalah gagasan Presiden Prabowo. Intinya sederhana namun mendasar: memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Sasaran utamanya adalah keluarga yang masuk dalam desil 1 dan 2, atau kelompok paling rentan secara ekonomi.
Untuk saat ini, program tersebut sudah berjalan di 166 titik di berbagai daerah. Pelaksanaannya bertahap, dimulai sejak pertengahan tahun lalu.
Nah, tinggal tunggu hari H-nya. Semua mata kini tertuju ke Banjarbaru, menunggu momen peresmian yang dinanti-nanti itu.
Artikel Terkait
BI Siapkan Program Tukar Uang Kecil Jelang Ramadan 2026 di Bone
Bupati Bone Resmikan Kios Tani dan Pangan Maberre di Dinas Peternakan
Delapan Penerima Beasiswa LPDP Dijatuhi Sanksi Gagal Penuhi Kewajiban
Wamenko Polkawil Tinjau Progres 106 Unit Huntap untuk Korban Banjir Aceh Utara