Ia menegaskan, penampilan ini bukan sekadar pertunjukan. Tapi lebih dari itu, sebuah gambaran nyata tentang kondisi Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan alternatif bagi mereka yang kurang mampu. “Kehadiran Presiden tentu akan disambut dengan tampilan-tampilan yang menggambarkan keadaan sesungguhnya,” lanjutnya.
Di sisi lain, Gus Ipul mengingatkan kembali bahwa Sekolah Rakyat ini adalah gagasan Presiden Prabowo. Intinya sederhana namun mendasar: memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Sasaran utamanya adalah keluarga yang masuk dalam desil 1 dan 2, atau kelompok paling rentan secara ekonomi.
Untuk saat ini, program tersebut sudah berjalan di 166 titik di berbagai daerah. Pelaksanaannya bertahap, dimulai sejak pertengahan tahun lalu.
Nah, tinggal tunggu hari H-nya. Semua mata kini tertuju ke Banjarbaru, menunggu momen peresmian yang dinanti-nanti itu.
Artikel Terkait
Trump Beri Ultimatum ke Kuba: Buat Kesepakatan, atau Hadapi Konsekuensi
Iran: Ratusan Ambulans Hancur, Kerugian Capai Jutaan Dolar
Jalur Peureulak-Lokop Kembali Dibuka, Akses Darurat Pulih Setelah Banjir Bandang
TNI-Polri Siapkan Petugas Haji 2026 dengan Gemblengan Semi-Militer