Reza Pahlavi Serukan Perebutan Kota, Gelombang Demonstrasi Iran Kian Menggila

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:54 WIB
Reza Pahlavi Serukan Perebutan Kota, Gelombang Demonstrasi Iran Kian Menggila

Yang menarik perhatian di Hamedan, beberapa demonstran mulai mengibarkan bendera era Dinasti Pahlavi simbol rezim yang digulingkan oleh Revolusi Republik Islam di tahun 1979. Sebuah gambaran yang jelas tentang betapa dalamnya kekecewaan yang melanda.

Pemicu semua ini, seperti yang banyak dirasakan di lapangan, adalah beban hidup yang kian berat. Nilai mata uang rial yang merosot, krisis ekonomi, dan biaya hidup yang melambung tinggi menjadi bensin yang menyulut kemarahan warga.

Namun begitu, pemerintah punya pandangan lain. Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan tegas menuding bahwa aksi-aksi ini telah ditunggangi oleh Amerika Serikat. Upaya meredam situasi pun dilakukan dengan cara yang drastis: memutus akses internet dan jaringan telepon di sejumlah wilayah.

Langkah itu, sayangnya, tidak serta-merta menghentikan kekerasan. Menurut laporan sejumlah LSM pemantau HAM, puluhan demonstran dilaporkan tewas dalam dua pekan terakhir ini. Suasana di Iran, untuk saat ini, masih jauh dari kata damai.


Halaman:

Komentar