Di sisi lain, pemerintah ternyata sudah menyiapkan dana yang tidak sedikit. Untuk santunan korban meninggal dan luka berat saja, ada alokasi sekitar Rp 17 miliar. Tapi itu baru sebagian kecil dari total anggaran yang disiapkan.
Ada juga dana untuk bantuan jaminan hidup korban terdampak, yang jumlahnya mencapai Rp 326 miliar. Belum lagi anggaran untuk membeli perlengkapan rumah tinggal, sekitar Rp 169 miliar, dan program pemberdayaan ekonomi senilai Rp 141 miliar.
Kalau dihitung-hitung, kebutuhan total diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Namun, yang sudah siap pakai dan bisa segera digelontorkan saat ini lebih dari Rp 600 miliar. "Dari simulasi ini sebenarnya kebutuhannya Rp 2 triliun," ungkap Gus Ipul, "tetapi yang sudah siap sekarang untuk disalurkan lebih dari Rp 600 miliar."
Jadi, meski prosesnya bertahap, upaya untuk memulihkan kondisi korban terus bergulir. Semoga saja data dari lapangan segera lengkap, agar bantuan bisa tepat sasaran dan menyentuh mereka yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati
Larangan Truk Tiga Sumbu Saat Lebaran 2026 Ancam Pasokan Kemasan dan Pabrikan
Polri Dampingi Keluarga Korban dan Pastikan Proses Hukum Kasus Brimob Tewaskan Pelajar di Tual