Pekan depan, tepatnya hari Senin, program Sekolah Rakyat akan diresmikan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Acara peluncuran ini dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, yang berlokasi di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, telah mengonfirmasi hal tersebut. Pengumuman ini disampaikannya dalam sebuah acara di Jakarta, Jumat lalu.
“Hari Senin nanti, Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik akan kita resmikan secara serentak,” ujar Gus Ipul.
Gagasan ini berasal langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya sederhana: memberikan perhatian lebih kepada kelompok masyarakat yang kerap terlewatkan dalam proses pembangunan. Caranya? Dengan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak sekaligus memberdayakan orang tuanya.
Menurut Gus Ipul, program ini masuk dalam tanggung jawab Kementerian Sosial karena memang menjadi bagian strategis dari upaya pengentasan kemiskinan.
“Ini kan bagian dari memutus mata rantai kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya kita berdayakan. Nanti saat anak lulus, kondisi keluarganya pun sudah naik kelas. Ini sesuatu yang istimewa, dan tentu menjadi legacy Bapak Presiden,” jelasnya.
Latar belakangnya jelas dan mendesak. Data BPS menunjukkan lebih dari tiga juta anak usia sekolah berada dalam kondisi memprihatinkan: tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko tinggi untuk putus. Mereka inilah yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat.
“Saya ingin tekankan, data BPS menunjukkan lebih dari tiga juta anak dalam kondisi itu. Nah, sebagian dari mereka sekarang sudah berada di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.
Di mata pemerintah, anak-anak ini adalah calon Generasi Emas 2045. Mereka harus mendapat perhatian negara, sesuai amanat konstitusi yang menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.
Artikel Terkait
KPK Amankan Rp6 Miliar dalam OTT Perdana 2026, Libatkan Pejabat Pajak dan Tambang
Iran Pukul Mundur Aksi Provokasi, Intel Turki Bantu Gagalkan Infiltrasi Milisi
Cangkruk: Ritme Pelan yang Menjaga Kediri Tetap Utuh
Iran Bergolak: Zionis Dituding Dalangi Gelombang Teror dan Pembakaran Tempat Ibadah