Pemerintah lewat Kementerian PU berencana membangun sabo dam di beberapa sungai di Aceh. Tujuannya jelas: mencegah terulangnya bencana banjir bandang yang sebelumnya melanda, di mana air bah membawa gelondongan kayu dan lumpur dalam jumlah masif.
Menurut Arie Setiadi, PIC dari KemenPU, struktur bendungan khusus ini nantinya akan berada di dalam kawasan hutan lindung. Pilihan lokasi itu bukan tanpa alasan.
"Karena kondisi geologi dan topografi, sungai-sungai di Aceh ini sangat rentan Bapak dan Ibu semuanya, rentan terhadap aliran debris yang mengangkut lumpur, tanah, batu-batu besar dan log-log kayu," ujar Arie.
"Untuk meminimalkan risiko ini kita memerlukan sabo dam yang terpaksa harus masuk ke hutan lindung karena di daerah itu kemiringan sungainya sangat curam," tambah dia.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Sabtu
Bareskrim Kejar Aset Tersangka Penipuan DSI Rp 2,4 Triliun untuk Restitusi Korban
Pangrarang, Sate Khas Toraja yang Mengedepankan Rasa Asli Daging
Polda Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Potensi Rugikan Negara Rp160 Miliar