Bagi Prabowo, prestasi olahraga adalah cermin sebuah bangsa. Keberhasilan atlet di arena internasional, dalam pandangannya, mencerminkan kekuatan dan semangat negara itu sendiri.
Beruntung, cermin yang ditunjukkan Indonesia di SEA Games kali ini terang benderang. "Kalau olahragawannya lemah, olahragawannya kalahan, itu menggambarkan bahwa bangsa kita lemah... Karena itu, saya sangat bangga dengan Saudara-saudara," ucapnya.
Acara penyerahan bonus itu juga diwarnai beberapa momen menarik. Salah satunya ketika tiga prajurit TNI Riko Ganda Febryanto, Welda Agapindo, dan Jamhur Hatta dipanggil ke depan. Mereka menyumbang medali perak dari cabang equestrian. Prabowo pun langsung menyela Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang hadir. "Panglima TNI sudah naik pangkat mereka?" tanyanya. Rupanya, mereka sudah dapat kenaikan pangkat dari bintara menjadi perwira.
Tapi mungkin momen paling riuh terjadi saat atlet triathlon, Martina Ayu Pratiwi, maju. Lehernya penuh dengan lima medali emas dan dua perak. Prabowo yang terkesan lalu menghitung satu per satu medali itu di depan umum, didampingi Menpora Erick Thohir. Aksi spontannya itu langsung disambut tepuk tangan gegap gempita.
Tak cuma serius, Presiden juga sempat melontarkan candaan. Saat menyapa sejumlah kepala cabang olahraga, dia mendapati banyak nama 'Prabowo'. Ada Listyo Sigit Prabowo, lalu Purwoko Aji Prabowo. "Ini Prabowo banyak sekali ini," katanya sambil tertawa. "Tapi orangnya berprestasi semua ya yang namanya Prabowo itu." Seketika, seluruh ruangan pun tertawa mengiyakan.
Hari itu, Istana Negara bukan hanya tentang angka miliaran rupiah. Lebih dari itu, tentang pengakuan, kebanggaan, dan sedikit kehangatan canda antara pemimpin dan para pahlawan olahraganya.
Artikel Terkait
Makassar Tinggalkan Open Dumping, Beralih ke Sistem Sampah Berkelanjutan
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak