Ammar Zoni Bongkar Dugaan Pemerasan Rp3 Miliar di Sidang Narkoba

- Kamis, 08 Januari 2026 | 14:00 WIB
Ammar Zoni Bongkar Dugaan Pemerasan Rp3 Miliar di Sidang Narkoba

Malam harinya, penggeledahan terjadi. Petugas mendatangi beberapa sel, termasuk miliknya. Yang menarik, salah satu petugas justru mempertanyakan ponsel yang dipakai Ammar.

“Saya punya HP satu. Satunya lagi itu HP sewaan. Ada orang jadi menggadaikan gitu loh Yang Mulia, dia butuh uang jadi menjaminkan ke saya,” ucapnya.

Setelah itu, dia dibawa untuk proses BAP. Tapi di sidang, Ammar menarik seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan yang pernah dia berikan ke penyidik.

“Saya tarik semuanya. Karena memang pada dasarnya itu tidak, keterangan saya di dalam tekanan, dan saya sudah bicara sama penyidik kalau semuanya ini adalah tentang Jaya, urusan dia sama Terdakwa 5,” tegasnya.

Di sinilah Ammar melontarkan tuduhan serius: pemerasan. Dia mengaku ditekan oleh oknum penyidik untuk menyiapkan dana Rp300 juta per orang. Totalnya, untuk 10 terpidana, mencapai Rp3 miliar.

“Namun pada kenyataannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara, ‘Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala’,” kata Ammar.

“Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang,” bebernya.

Permintaan itu jelas membuatnya merasa dirugikan. Ammar menilai oknum tersebut sengaja membuat skema agar dia tampak sebagai aktor utama peredaran narkoba di dalam rutan.

“Jangan kan Rp300 juta, Rp3 juta juga saya enggak mau bayar. Dia membuat saya seolah-olah saya menjadi induknya, saya menjadi orang terakhirnya. Lah saya bilang bagaimana ceritanya saya enggak kenal sama mereka semua gitu dari awal. Lalu saya harus mengakui sesuatu hal yang enggak saya lakukan. Mengakui sesuatu hal yang memang pada dasarnya ini semua dari Jaya,” pungkas Ammar Zoni.


Halaman:

Komentar