Reynold kemudian merinci.
“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional.”
Ia tak lupa mengimbau. Kepada para orator dan peserta aksi, pesannya sederhana: jaga ketertiban. Massa diminta menghindari provokasi, jangan sampai menutup jalan umum. Tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas publik, jelas harus dihindari.
Imbauan serupa juga ditujukan pada warga sekitar. Jangan gampang terpancing, begitu kira-kira. Sementara bagi pengendara yang biasa melintas kawasan Gambir, lebih baik cari jalur alternatif dari sekarang. Antisipasi macet.
“Pengaturan lalu lintas nanti sifatnya situasional,” jelas Reynold menutup pembicaraan. “Kami akan lihat perkembangan massa di lapangan. Intinya, kami mohon kerja sama semua pihak. Agar semua berjalan dengan baik.”
Artikel Terkait
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung