Reynold kemudian merinci.
“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional.”
Ia tak lupa mengimbau. Kepada para orator dan peserta aksi, pesannya sederhana: jaga ketertiban. Massa diminta menghindari provokasi, jangan sampai menutup jalan umum. Tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas publik, jelas harus dihindari.
Imbauan serupa juga ditujukan pada warga sekitar. Jangan gampang terpancing, begitu kira-kira. Sementara bagi pengendara yang biasa melintas kawasan Gambir, lebih baik cari jalur alternatif dari sekarang. Antisipasi macet.
“Pengaturan lalu lintas nanti sifatnya situasional,” jelas Reynold menutup pembicaraan. “Kami akan lihat perkembangan massa di lapangan. Intinya, kami mohon kerja sama semua pihak. Agar semua berjalan dengan baik.”
Artikel Terkait
Sorloth Cetak Hattrick, Atletico Madrid Gasak Club Brugge 4-1
Jadwal Imsak Kota Medan 25 Februari 2026 Pukul 05.12 WIB
Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.17 WIB, Disusul Subuh 04.27 WIB
Inter Milan Hadapi Tekanan Berat di Laga Penentu Lawan Bodo/Glimt