Hari Rabu (7/1) yang cerah di Karawang, Jawa Barat, diwarnai oleh riuh panen padi dan pidato Presiden Prabowo Subianto. Dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan itu, Prabowo tak hanya bicara soal capaian pertanian. Di hadapan petani dan pejabat, ia justru membuka sedikit pengalaman pribadinya yang mengejutkan selama setahun memimpin.
Ya, setahun. Tepat sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu. Menurutnya, masa itu sudah cukup membuatnya kerap menggeleng-gelengkan kepala.
"Aku 1 tahun aja jadi presiden ya, geleng-geleng kepala saya," ujarnya, dengan nada setengah heran.
"Berapa kali saya mau disogok bolak-balik datang, minta ini, minta itu," tambah Prabowo.
Ia tak merinci siapa saja yang datang. Namun begitu, ia menegaskan sikapnya untuk tak mau terlibat dalam praktik semacam itu. Pernyataan ini langsung menyedot perhatian.
Kejanggalan yang Tak Bisa Diterima
Lalu, apa yang mendorongnya bertahan di tengah godaan dan tekanan? Prabowo beralih ke sebuah kegelisahan lama. Menurutnya, sudah puluhan tahun ia menyaksikan sebuah kejanggalan yang sulit diterima akal sehat.
"Negara yang begini kaya rakyatnya masih banyak yang miskin. Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya," tegasnya.
Kekayaan alam seharusnya dinikmati rakyat, tapi kenyataannya belum. Inilah yang ia sebut sebagai perjuangan utamanya, termasuk upaya mencapai swasembada pangan. Meski jalan tak selalu mulus.
Di sisi lain, ia mengaku kerap mendapat hambatan. Bahkan, tak sedikit yang menuduhnya ingin menjadi diktator. Tuduhan itu tak menggoyahkannya. Sebagai mantan prajurit TNI, ia mengaku masih memegang teguh sumpah untuk selalu berpihak pada rakyat.
Target MBG dan Perang Melawan Korupsi
Dari soal kemiskinan, pembicaraan mengerucut pada program andalannya: Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat tiba di lokasi, banyak rakyat yang berteriak menyampaikan keluhan.
"Pak, desa kami belum terima MBG."
"Saya minta maaf kemampuan kita," kata Prabowo menanggapi.
Artikel Terkait
Mobil Terperosok Jurang 200 Meter di Enrekang, Satu Tewas
Prakiraan Cuaca Sulsel Jumat: Cerah Berpotensi Hujan Sedang di Sejumlah Kabupaten
Pria di Palopo Meninggal Gantung Diri Usai Tunjukkan Perilaku Mengkhawatirkan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang