BOGOR – Pemerintah sudah menyiapkan dana taktis untuk menghadapi bencana tahun depan. Angkanya tidak main-main, berkisar antara Rp 53 hingga 60 triliun. Dana segitu besar ini siap dikucurkan kapan saja saat keadaan darurat bencana terjadi.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam sebuah konferensi pers di Hambalang, Selasa lalu.
“Untuk masalah bencana, perhitungan finalnya sedang dilakukan. Kami perkirakan akan mencapai angka Rp 53–60 triliun dan itu sudah dianggarkan di APBN 2026,” ujar Prasetyo.
Menurutnya, dana sebesar itu dialokasikan sebagai dana siap pakai untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Ada dana siap pakai, dana yang dialokasikan ke BNPB. Ini akan dipergunakan sewaktu-waktu bila terjadi keadaan darurat atau bencana,” jelasnya.
Artikel Terkait
Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru Resmi Dihentikan, Polisi: Tak Ada Unsur Pidana
Amien Rais Soroti KUHP Baru: Alat Legalisasi Otoritarianisme di Era Prabowo-Gibran
Macron Soroti Kecenderungan AS Menjauh dari Sekutu dan Aturan Global
Gencatan Senjata Diumumkan Usai Bentrokan Suriah-Kurdi di Aleppo