Di sisi lain, capaian program ini sebenarnya cukup fenomenal. Presiden Prabowo menyebut hingga Januari 2026, manfaat MBG telah dirasakan sekitar 55 juta anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia. Angka yang, menurutnya, membanggakan.
Bandingkan saja dengan Brasil. Negara itu butuh waktu 11 tahun untuk menjangkau sekitar 40 juta penerima manfaat dalam program serupa. Kita? Hanya satu tahun.
“Kita satu tahun sudah 55 juta penerima manfaat. Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan,”
kata Prabowo dengan nada realistis.
Memang, ia mengakui masih ada celah. Tapi tingkat keberhasilan program saat ini disebutnya sudah mencapai 99,99 persen. Namun begitu, pemerintah ditegaskan tidak boleh cepat puas.
“Karena itu kita harapkan zero defect. Itu yang harus kita capai. Kita tidak puas. Dengan kekurangan nol koma nol sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan Alhamdulillah, kita sudah mengatasi dan akan terus kita atasi,”
tegasnya. Targetnya jelas: sempurna, tanpa cacat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting