Pencarian, tentu saja, belum berhenti. "Operasi pencarian dan pertolongan masih diteruskan sampai tanggap darurat provinsi dievaluasi di tanggal 8 Januari," tutur Aam. Masih ada waktu, meski sempit.
Lalu, bagaimana dengan mereka yang selamat? Nasib mereka tak kalah memprihatinkan. Jumlah pengungsi kini membengkak jadi 242.174 orang. Pemandangan tenda-tenda darurat dan posko pengungsian masih mendominasi di beberapa titik.
Rinciannya, Aceh lagi-lagi menjadi wilayah dengan beban terberat. Sekitar 217 ribu pengungsi berasal dari sana. "Rincian kabupaten/kota yang paling banyak pengungsi itu: Aceh Tamiang 74 ribu, kemudian Aceh Utara 67 ribu, Gayo Lues 19 ribu," papar Aam membeberkan data yang membuat kita semua miris.
Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada cerita pilu, kehilangan, dan ketidakpastian yang masih menyelimuti ribuan keluarga.
Artikel Terkait
Uji Jalan B50 Capai 70%, Target Implementasi Juli 2026
KPK Ungkap Awal OTT Bupati Tulungagung Berawal dari Laporan Warga
Minat Generasi Muda dan Dukungan Kebijakan Dorong Tren Hunian Hijau di Perkotaan
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk