Data korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera kembali diperbarui oleh BNPB. Angkanya, sayangnya, masih terus bergerak.
Abdul Muhari, Kapusdatan BNPB, mengonfirmasi adanya penambahan satu korban jiwa pada Selasa (6/1) kemarin. Korban terbaru ini berasal dari Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
"Ini masih ada penambahan dari Tapanuli Tengah, korban meninggal dunia satu jiwa. Sehingga total korban per hari ini 1.178 jiwa," ujar Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, dalam jumpa pers.
Di sisi lain, ada sedikit kabar yang bisa dibilang 'stabil' di tengah situasi yang suram ini. Untuk korban hilang, angka 148 orang belum berubah sejak laporan terakhir. "Untuk korban hilang ini tidak bertambah," jelas Aam.
Kalau dirinci, provinsi Aceh masih mencatatkan jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 543 orang. Sementara itu, kabar buruk datang dari Agam, Sumatera Barat. Daerah itu menyumbang angka tertinggi untuk korban hilang, dengan 74 orang belum ditemukan.
Artikel Terkait
Depok Bergerak: Pelebaran Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Macet Kronis Sawangan
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas
Mabuk dan Tuduhan Uang Patungan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Minumnya di Rappocini