Partai Demokrat resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait tudingan yang melibatkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, atau SBY, dalam isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Rupanya, partai merasa cukup geram dengan pemberitaan yang beredar.
Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat, Muhajir, yang mewakili partai, mengonfirmasi hal ini.
Laporan itu sendiri sudah tercatat dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA per 5 Januari 2026. Proses hukum pun mulai bergulir.
Polda Metro Jaya Usut
Dari pihak kepolisian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan masuknya laporan tersebut. Menurutnya, seorang pengacara berinisial M melaporkan empat akun medsos yang diduga menyebarkan berita bohong.
Laporan itu menjerat pasal-pasal dalam UU KUHP baru, yakni Pasal 263 dan 264. Peristiwanya diklaim terjadi di kawasan Pegangsaan, Menteng, akhir Desember lalu. Yang dilaporkan merasa dirugikan oleh konten-konten yang ditemukan di YouTube dan TikTok.
Artikel Terkait
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas
Mabuk dan Tuduhan Uang Patungan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Minumnya di Rappocini
Bos Kejahatan Cyber Chen Zhi Diekstradisi dari Kamboja, Aset Triliunan Rupiah Disita