sambungnya. Menurut dia, lingkungan yang lebih baik itu memicu motivasi. “Pastinya kami lebih semangat untuk belajar. Fasilitas baru, gedung baru, dan itu akan menambah semangat kami untuk lebih meraih ilmu dan prestasi,” ujar siswa yang sebentar lagi berusia 17 tahun itu.
Di sisi lain, adaptasi tetap diperlukan. Terutama dengan kehadiran smartboard yang masih terasa asing bagi sebagian siswa. Aji mengakuinya.
jelasnya.
Harapannya ke depan sederhana namun penting: program seperti ini perlu terus digulirkan. Tak hanya di Medan, tapi ke seluruh penjuru negeri. Agar mutu pendidikan Indonesia tak ketinggalan, mampu sejajar dengan negara-negara lain di Asia.
tutup Aji, mengakhiri pembicaraan.
Cerita dari SMK Negeri 7 Medan ini mungkin hanya satu titik. Tapi ia memberi gambaran tentang bagaimana sebuah gebrakan nyata bisa langsung menyentuh kehidupan sehari-hari di ruang kelas.
Artikel Terkait
Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Hutan Rp11,4 Triliun ke Kas Negara
Kebakaran Hanguskan Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Tak Ada Korban Jiwa
Mobil Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan, Pengemudi Diduga Keliru Injak Gas
Sekretaris Kabinet Benarkan Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia