Begitu penegasannya saat dikonfirmasi, seperti dilaporkan Metrotvnews.com, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, manajemen rumah sakit sedang menyiapkan berita acara untuk merangkum kronologi kejadian. Mereka juga akan berkoordinasi penuh dengan inspektorat terkait langkah penanganan terhadap pegawai yang diduga terlibat. “Prosesnya, kita buat berita acara, konsultasi dengan inspektorat, baru kemudian asesmen,” jelas dr Abdul Hakam.
Nah, kalau nanti terbukti benar, konsekuensinya bakal berat. Oknum tersebut terancam sanksi disiplin tingkat berat sesuai aturan BLUD. Rumah sakit berjanji akan bersikap transparan dalam setiap langkahnya. Tujuannya jelas: memulihkan kepercayaan dan menjaga marwah institusi kesehatan di mata masyarakat Kudus.
Kasus ini tentu jadi tamparan keras. Di satu sisi, kita menunggu hasil investigasi yang objektif. Di sisi lain, ini mengingatkan betapa pentingnya integritas, terutama bagi mereka yang bekerja di tempat-tempat yang sarat dengan nilai penghormatan dan kesakralan.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi
Waspada Cuaca Berubah-ubah, Makassar Berpotensi Hujan Siang hingga Malam
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi OTT