Di Depok, sebuah insiden tragis berakhir dengan tewasnya seorang pemuda. Komando Daerah Angkatan Laut III (Koarmada III) akhirnya menahan seorang anggota TNI AL berinisial M, yang berpangkat Sersan Dua. Penahanan ini terkait kasus penganiayaan yang merenggut nyawa WAT (24).
Menurut sejumlah saksi, peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, pada Jumat dini hari. Jam menunjukkan pukul setengah lima pagi ketika suasana mencekam itu pecah.
Kadispenal Koarmada III, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan kronologi awalnya.
“Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya diduga akan melakukan transaksi ilegal,” ujarnya, Sabtu (3/1).
Namun begitu, kecurigaan itu berujung pada tindakan yang jauh melampaui batas.
“Serda M bersama warga kemudian melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan terhadap kedua korban,” lanjut Tunggul.
Imbasnya parah. Satu korban, WAT, meninggal dunia setelah dilarikan ke RS Bhayangkara Brimob. Korban lainnya, DN (39), mengalami luka berat dan masih harus menjalani perawatan intensif. Situasinya serius.
TNI AL sendiri menyatakan penyesalan mendalam atas insiden ini. Mereka berjanji tak akan tutupi-tutupi.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Tak Ada Korban Jiwa
Mobil Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan, Pengemudi Diduga Keliru Injak Gas
Sekretaris Kabinet Benarkan Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
Rem Truk Pasir Diduga Blong, Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo