MADRID – Ada sesuatu yang berbeda dari cara Marc Marquez membalap belakangan ini. Setelah mengamankan gelar juara dunia ketujuhnya, pembalap Ducati Lenovo itu tampaknya tak lagi mengandalkan agresivitas buta yang dulu jadi ciri khasnya. Pengamat MotoGP Juan Martinez termasuk yang menangkap perubahan signifikan ini. Menurutnya, Marquez kini tampil dengan gaya yang jauh lebih bersih dan penuh perhitungan.
Musim lalu memang luar biasa bagi The Baby Alien. Bersama Ducati, ia mendominasi dengan memenangi 11 balapan utama plus 14 balapan sprint. Performa itu membawanya ke puncak klasemen dengan gemilang. Tapi, dominasi itu sempat terhenti di seri penutup.
Di MotoGP Indonesia, sebuah insiden terjadi. Marquez bertabrakan dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing. Ia tertabrak dari belakang. Nah, insiden ini justru menarik. Kecelakaan itu bukan akibat manuver nekatnya sendiri, melainkan situasi yang menimpa dirinya. Seolah menggarisbawahi, citra pembalap ugal-ugalan itu mulai memudar.
Juan Martinez melihat ini sebagai bentuk adaptasi. Marquez, katanya, sudah meninggalkan gaya agresif berlebihan.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Hadapi Laga Krusial Kontra Persipal Palu di Bawah Bayang-Bayang Ancaman Degradasi
Kemenangan Timnas Ungkap Potensi Duet Beckham-Romeny, Persib Diminta Pertimbangkan
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP