"Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan kepada keluarganya. Untuk hasilnya masih menunggu pemeriksaan toksikologi," terang Prima Heru.
Ini artinya, tim forensik masih melakukan uji toksisitas untuk mendeteksi ada tidaknya racun atau zat berbahaya dalam tubuh korban.
Adapun ketiga korban yang meninggal dunia adalah Siti Solihah (50), sang ibu; disusul anak pertamanya, Afiah Al Adilah Jamaludin (28); dan si bungsu, Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Saat ditemukan, kondisi mereka sungguh memilukan. Mulut mereka berbusa, dan ruam merah terlihat di beberapa bagian tubuh. Sebuah pemandangan yang sukar dilupakan.
Keluarga itu ternyata tidak semuanya menjadi korban jiwa. Masih ada satu nyawa yang berhasil diselamatkan. Abdullah Syauqi Jamaludin (23), anak ketiga, ditemukan dalam keadaan kritis. Ia kini masih berjuang, mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Nasibnya menjadi satu-satunya harapan untuk mengungkap misteri kelam ini.
Artikel Terkait
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi