Operasi Rahasia AS: Intelijen dan Replika Rumah Aman yang Gagalkan Pelarian Maduro

- Minggu, 04 Januari 2026 | 03:06 WIB
Operasi Rahasia AS: Intelijen dan Replika Rumah Aman yang Gagalkan Pelarian Maduro

Operasi militer AS yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya pada Sabtu (3/1) lalu, ternyata bukan aksi dadakan. Menurut laporan, ini adalah hasil perencanaan berbulan-bulan yang sangat rumit. Bayangkan saja, begitu ancaman serangan mengudara, Maduro langsung menghilang ke dalam rumah amannya yang seperti benteng.

Nah, menurut sumber militer AS yang dekat dengan peristiwa ini, persiapan sudah dimulai sejak lama. Pasukan elit seperti Delta Force bahkan berlatih berulang kali untuk memastikan semuanya berjalan mulus.

Kunci keberhasilannya? Intelijen. Rupanya, sejak Agustus 2025, CIA sudah menyusupkan tim kecil ke Venezuela. Tugas mereka sederhana tapi krusial: mempelajari setiap kebiasaan Maduro dan detail lokasi persembunyiannya.

Data yang mereka kumpulkan kemudian digunakan untuk membangun replika rumah aman sang presiden. Replika inilah yang jadi lokasi latihan intensif bagi pasukan Delta Force. Jadi, ketika hari-H tiba, mereka sudah hapal betul medannya.

Hari H: Caracas Digempur, Pasukan Khusus Menyusup dalam Senyap

Semua berawal dari perintah Presiden Donald Trump. Pada Jumat pukul 10.46 waktu AS, dari Mar-a-Lago di Florida, dia memberi lampu hijau untuk 'Operation Absolute Resolve'. Operasi ini dipimpin langsung oleh Jenderal Dan Caine.

"Saya punya berita bagus, bahkan saya sendiri tak pernah lihat sesuatu seperti ini," ujar Trump kepada para wartawan, tak menyembunyikan rasa bangganya.

Malam itu, langit Venezuela berubah jadi neraka. Sekitar 150 pesawat, termasuk jet siluman F-35 dan F-22 serta pembom B-1, menghujani target-target militer. Pertahanan udara Venezuela jadi sasaran utama, menciptakan kekacauan yang sempurna.

Di tengah hiruk-pikuk serangan udara itulah, pasukan elite AS bergerak. Mereka menyusup masuk ke ibu kota Caracas, lengkap dengan peralatan untuk membongkar rintangan. Tujuannya satu: rumah aman Maduro.


Halaman:

Komentar