“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga. TNI akan mengawal dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan, pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku. Saat ini, orang tersebut ditahan di Polisi Militer (Pom) Timika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Komitmennya jelas: TNI tak akan memberi ruang bagi pelanggaran.
“TNI tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum. Setiap prajurit yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dimar.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlangsung. Kronologi lengkap dan motif di balik insiden memilukan ini masih ditelusuri tim penyidik. Keluarga, dan publik, menunggu keadilan untuk Farkhan.
Artikel Terkait
Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme di Pengadilan AS: Saya Diculik dari Venezuela
Mengenal Diri, Kunci Menuju Ketaatan yang Tulus
Bos Sritex Bantah Rugikan Negara Rp1,3 Triliun, Sebut Pandemi dan Perang Jadi Biang Keladi
Menggali Psikologi Siswa: Mampukah Kurikulum Kita Lebih Manusiawi?