Di makam kakaknya, Afiah, ia tak bisa menahan diri.
“Teteh makasih banyak ya. Teteh udah hadir. Maafin aku ya,” ujarnya sambil terisak.
Perasaan yang sama terulang saat ia berdiri di makam adiknya, Adnan. Khadafi terdiam lama, seolah kehilangan kata. Hanya tatapan kosong dan tetesan air mata yang bicara, sebelum akhirnya ia menaburkan bunga lagi.
Semua prosesi selesai sekitar pukul 14.22 WIB. Namun, duka ini belum sepenuhnya usai. Satu korban lain, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), masih berjuang antara hidup dan mati di rumah sakit. Kondisinya disebut masih sangat kritis.
Sementara keluarga mencoba merangkai kembali kepingan hati yang hancur, polisi masih bekerja. Penyebab kematian tiga anggota keluarga ini masih menjadi misteri. Investigasi terus berjalan, mencari jawaban di balik tragedi yang menyisakan luka begitu dalam.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Tak Ada Korban Jiwa
Mobil Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan, Pengemudi Diduga Keliru Injak Gas
Sekretaris Kabinet Benarkan Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
Rem Truk Pasir Diduga Blong, Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo